"Main Kayu"? Belajar dari Dagang


  • Aaron Ago Dagang

Soal "main kayu". Mari belajar dari Aaron Ago Dagang.

Siapa dia? Ia Dayak tentunya. Seorang tokoh muda yang berpendidikan tinggi dan politisi Malaysia, telah memainkan peran penting sebagai Pelindung Kayu Malaysia dalam industri kayu negara ini. 

Sebagai Ketua Majlis Kayu Malaysia (Malaysian Timber Council), perannya dalam mengawasi dan memajukan industri kayu Malaysia sangat krusial.

Aaron adalah anggota parlemen Malaysia yang mewakili daerah Kanowit, dan ia berasal dari partai Parti Rakyat Sarawak (PRS), yang merupakan anggota dalam koalisi Barisan Nasional yang berkuasa.

Aaron Ago Dagang berusaha keras untuk memastikan bahwa budaya, warisan, dan hak-hak tradisional masyarakat Dayak tetap dihormati dan dijaga di tengah-tengah perkembangan ekonomi dan industri negara. 
 Sebelum memasuki dunia parlemen federal, Aaron adalah sekretaris politik bagi Menteri Energi, Komunikasi, dan Multimedia Malaysia, Amar Leo Moggie. Pengalaman ini memungkinkannya memahami dinamika politik dan regulasi yang mempengaruhi industri kayu Malaysia.

Baca Dayak Di Perbatasan Entikong - Tebedu: Hanya Dipisahkan Oleh Banjaran Kelingkang

Namun, pencapaian paling mencolok dalam karir Aaron adalah ketika dia dianugerahi gelar Panglima Jasa Negara (PJN) pada 5 Juni 2010, yang diserahkan oleh Yang di-Pertuan Agong Tuanku Mizan Zainal Abidin dalam rangka Hari Ulang Tahun Yang di-Pertuan Agong. 

Anugerah PJN ini menghiasi namanya dengan gelar "Datuk," yang menunjukkan penghargaan tinggi negara kepada kontribusinya. 

Datuk Aaron Ago Dagang telah mendedikasikan dirinya untuk melindungi dan memperjuangkan hak-hak puak Dayak, khususnya terkait dengan masalah Native Customary Rights (NCR) atau hak tanah adat masyarakat di Malaysia. Ini adalah isu yang memiliki kesamaan dengan perjuangan saudara-saudaranya di Indonesia.
Baca Indonesia Dan Malaysia Menguasai 85% Luas Sawit Dunia

Sebagai seorang Datuk, Aaron telah menjadi suara yang berpengaruh dalam membela hak-hak suku Dayak dan masyarakat adat di Malaysia. Ia berusaha keras untuk memastikan bahwa budaya, warisan, dan hak-hak tradisional masyarakat Dayak tetap dihormati dan dijaga di tengah-tengah perkembangan ekonomi dan industri negara. 

Keberadaannya sebagai Pelindung Kayu Malaysia juga menjadikan Aaron sebagai garda terdepan dalam mempromosikan pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan menjaga kekayaan kayu Malaysia untuk generasi mendatang. Melalui peran dan dedikasinya, Aaron Ago Dagang telah menjadi inspirasi bagi banyak orang dan masyarakat Dayak di Malaysia.*)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url