Kerajaan Sanggau (5)

Kerajaan Sanggau, yang disepakati berdiri sejak 3 April 1616, telah eksis di Nusantara. Bukti bahwa jejak peradaban di Bumi Dara Nante telah pun berjaya. Jika saja tidak terjadi feudatori dan serangan perluasan dari imperium Majapahit, maka Sanggau, Landak, Sintang, Tanjung Pura, Mempawah, dan Sukadana membuat wilayah Borneo cepat makmur --seperti halnya Brunei Darussalam.
Baca Kerajaan Sanggau (1)
Baca juga sebagai jembatan Kerajaan Sanggau (4)

Kerajaan Sanggau didirikan oleh Daranante, keturunan wangsa Majapahit dari Sukadana. Dara Nante bersuamikan Bagai Cinga, seorang asli keturunan Dayak yang bermukim di Tampun Juah, Sekayam Hulu.
Baca Sejarah Sanggau

Pada era kerajaan hingga menjelang kemerdekaan Indonesia, telah terjadi hubungan antar-kerajaan. Diketahui bahwa Sanggau telah menjalin hubungan diplomatik dengan kerajaan lainnya. Terutama kerajaan terdekat, yakni Pontianak.

Studi interteks menemukan fakta-sejarah yang berikut ini. Terjadi pertukaran, sebagai ujud diplomasi waktu itu, tanda mata antara Kerajaan Sanggau dan Kerajaan Pontianak. Sultan Pontianak menganugerahkan tanda hubungan diplomatik kepada Raja Sanggau yakni meriam yang diberi nama "Segentar Alam". Sebagai balasannya, Raja Ratu Suryanegara menghantarhkan kepada Sultan Pontianak balok-balok kayu belian.
Baca Segentar Alam: Meriam Kerajaan Sanggau

Kerajaan Sanggau yang minim dokumen, artefak, serta inskripsi; cukup tidak mudah secara ilmiah menyusun sejarahnya. Bagaikan menyusun gambar dalam permainan puzzle. Untuk benar dan lengkap maka potongan-potongan sejarah bukan saja harus ada, melainkan juga harus benar. Masalahnya: dari mana dan di mana mendapatkan "potongan sejarah" Sanggau?

Hal itu, sepert ditegaskan Raja Sanggau XXV, Gusti Arman. "Benda-benda sejarah kita banyak dibawa ke negeri Belanda. Selain itu, arsip-arsip dan benda-benda sejarah zaman dahulu kurang dipelihara. Belum ada kesadaran pentingnya sejarah."

Kini sejarah Kerajaan Sanggau mulai digali kembali. Gusti Arman sangat mendukung usaha ini. *)
Baca Raja Sanggau XXV Gusti Arman Menerima Sanggau News: Senganan dan Dayak Satu Keturunan


Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url