Sahara Durian Farm, Serang : Sensasi Sempurna



SANGGAU NEWS : Bukan hanya dapat menikmati durian segar langsung dari pohonnya, para pengunjung juga dapat mengabadikan momen dengan berfoto bersama buah durian yang masih menggantung di pohon.

Atau mengabadikan momen saat menikmati durian di tempat. Sensasi yang sempurna!

Luar kota Serang

Itulah yang terjadi ketika Pepih Nugraha, Dodi, dan saya, Masri Sareb, bersama-sama sebagai pekerja literasi, memutuskan untuk menjenguk Arip Senjaya yang tinggal di Serang.

Tanpa ragu, kami memutuskan untuk mengajak keluarga kami masing-masing untuk bergabung dalam petualangan ini.

Tujuan kami tidak lain adalah Sahara Durian Farm, tempat yang kami dengar memberikan pengalaman tak terlupakan dengan menikmati durian segar langsung dari pohonnya.

Perjalanan kami penuh dengan kegembiraan dan antusiasme. Dengan harapan untuk merasakan sensasi unik yang hanya dapat ditemukan di kebun durian ini. Sampai di Sahara Durian Farm, kami disambut dengan panorama kebun yang memukau, dihiasi dengan deretan pohon durian yang menggoda.

Menikmati Sahara Durian bersaa Pepih Nugraha (kanan).

Tanpa menunggu lama, kami langsung berkeliling kebun, merasakan kehangatan sinar matahari sambil menikmati aroma khas durian yang menguar di udara. Saat buah-buah durian terlihat menggantung di pohon-pohonnya, kami merasa semakin tergoda untuk segera mencicipi kelezatannya. Dengan penuh semangat, kami memutuskan untuk memilih durian favorit kami masing-masing, lalu duduk bersama di salah satu saung yang tersedia. Di sana, sambil menikmati suasana alam yang tenang, kami memotong durian-durian itu dan menikmati isinya dengan penuh kenikmatan. Bersama-sama, kami menikmati setiap gigitan dari durian segar yang lezat, sambil bertukar cerita dan tawa dengan keluarga dan teman-teman kami. Pengalaman ini tidak hanya memberi kami kepuasan rasa, tetapi juga menjadi momen berharga yang akan selalu kami kenang bersama.

Dan ketika kami akhirnya meninggalkan Sahara Durian Farm, kami membawa pulang tidak hanya rasa kekenyalan dan manisnya durian, tetapi juga kenangan indah yang akan selalu terpatri dalam ingatan kami.

Memang: mak nyuzzz!

Meskipun lokasinya terletak agak jauh dari pusat Kota Serang, namun perjalanan sejauh 60 kilometer melalui perbukitan akan terasa sepadan ketika mencicipi berbagai varietas durian lokal dan impor.

Di sini, pengunjung dapat menikmati beragam jenis durian mulai dari durian bawor, ajima, petruk, elay, pelem, hingga durian musang king dan duri hitam.

Selain itu, tersedia saung-saung di setiap sudut kebun durian untuk beristirahat sambil menikmati durian segar.

Durian sebagai agrowisata

Sahara Durian Farm memiliki luas lahan seluas 15 hektar dan ditanami dengan 40 macam jenis durian baik lokal maupun impor. Nama "Sahara" diambil dari bahasa Arab yang berarti lapang.

Menurut Andri, pengelola Sahara Durian Farm, kebun ini telah dibuka untuk umum sejak tahun 2017 setelah dimulai penanamannya sejak 2011.

Tidak hanya menarik pengunjung dari pencinta durian lokal, tapi juga dari luar Pulau Jawa.

Harga dan jenis durian yang ditawarkan bervariasi, mulai dari penjualan per kilogram hingga per buah.

Andri juga mengungkapkan rencana untuk ekspansi kebun di Padarincang sebagai bagian dari upaya membawa citra baik bagi Provinsi Banten sebagai destinasi durian yang menarik.

Pengelola juga memberikan edukasi kepada pengunjung tentang berbagai jenis durian yang ada di kebun ini.

Durian premium dijual dengan harga mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 350.000 per kilogram. Soal harga berbanding manfaat? Tentu, relatif. Kepuasan sudah pasti tak ternilai harganya.

Silakan mersakan sensasinya. Sahara Durian Farm benar kenikmatan sempurna sebuah agrowisata.

  • Rangkaya Bada

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url