Sangao itu adalah Maritam

Penampahan daun dan buah sangao alias Naphelium Ramboutanake Leenh).
sumber gambar: google.com

Asal usul. Atau etiologi dalam ilmu sosial dan etnologi.Adalah istilah untuk menyebut bagaimana asal usul suatu subjek, atau entitas, berusaha untuk diterangkan. 

Sanggau, salah satu kabupaten di Kalimantan Barat misalnya. Cukup banyak versi yang coba mengungkapkan dari mana istilah itu berasal. Ada banyak versi tentu saja. Menjadi pertanyaan kita: versi manakah yang paling original, yang mendekati kenyataan?

Di dalam ilmu, semakin banyak sumber, semakin baik. Mengapa? Sebab kebenaran tu bulat. Kadangkala bukan salah melainkan: tidak lengkap. Kelengkapannya ada pada pengertian yang purna, sensus plenior. Data dan informasi menyebar di mana-mana. Yang belum disatukan, lepas-lepas. Jika telah disatukan, menjadi pengetahuan dan informasi yang sistematis. Ada susunannya, tidak tumpang tindih.

Di sanalah ilmu berperan. Salah satu ciri ilmu adalah: sistematis. Bersusun. Ada urutannya, baik dari sisi waktu kronologis maupun dari logika (sebab-akibat), atau dari segi urutan.

Demikian Sanggau muncul dalam banyak versi asal usulnya. Lontaan (1975) mencatat hal yang demikian ini.
"Perkataan SANGGAU terambil dari nama sejenis pohon, yang tumbuh di bawah muara sungai tempat tertambatnya bidari-bidar yang pernah ditumpangi Dara Nante dengan rombongannya, mencari suaminya yang bernama Babai Cinga (halaman 170).

Namun, seperti apakah penampakan tanaman buah ini? Pastinya, sanggau (atau sangao dala lafas asli penduduk setempat) adalah buah tropis khas Kalimantan. 

Morfologi sangao seperti rambutan. Hanya saja, daunnya besar dan lebih lebar. Tumbuh di hutan-hutan Kalimantan. Bukan buah pilihan, namun jika tiba pengujung musim buah, sangao menjadi buah yang juga dimakan. Manakala buah raya, sangao busuk di pohonnya, tidak ada yang makan. Jika ke hutan, berhamburan buah sangao di tanah, disepak-sepak saja.

Dari morfologinya, sangao itu adalah buah maritam. Yang dalam khasanah botani dan tanaman buah bahasa ilmiah (Latin)-nya adalah: Naphelium Ramboutanake Leenh. 
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url