PT Dharma Satya Nusantara Tbk, Salah Satu Pemain Top 10 Industri Sawit Indonesia dan Dunia

Pabrik kelapa sawit untuk pengolahan tandan buah segar (TBS) PT Dharma Satya Nusantara Tbk

SANGGAU NEWS : PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSN) pemiliknya adalah TP Rachmat. Kini menjadi menjadi salah satu pemain top 10 papan atas industri kayu dan kelapa sawit. 

Baca 10 Pemain Top Sawit Di Indonesia : Kaya Dengan Sawit

DSN, yang berdiri pada 29 September 1980, awalnya mengarah pada industri perkayuan dengan memegang Hak Pengusahaan Hutan (HPH) dari Pemerintah. 

Namun, dalam empat dekade terakhir, perjalanan panjang ini membawa perusahaan melebarkan sayapnya menjadi kekuatan global yang mendominasi panggung kelapa sawit dan kayu.

Pendapatan mencapai Rp 5,73 triliun

Dengan pendapatan mencapai Rp 5,73 triliun, DSN telah membuktikan keunggulannya di dunia kelapa sawit, memperoleh lebih dari 80% dari pendapatan total dari sektor ini. 

Baca Indonesia Dan Malaysia Menguasai 85% Luas Sawit Dunia

Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan dominasinya di tingkat nasional tetapi juga menandai penetrasi perusahaan ke pasar global, di mana minyak nabati yang dihasilkannya memenuhi permintaan dunia.

Langkah strategis ekspansi

Langkah strategis ekspansi ke industri kelapa sawit membuktikan kesuksesan luar biasa, dengan lebih dari 80% dari total pendapatan perusahaan saat ini berasal dari segmen ini. DSN, dengan keputusan bijak ini, telah mengukuhkan dirinya sebagai pemimpin utama dalam industri minyak sawit berkelanjutan.

Mekanisasi di lahan sawit PT Dharma Satya Nusantara Tbk.

Lebih dari sekadar pertumbuhan finansial, DSN menonjolkan komitmen mendalamnya pada keberlanjutan dan manajemen perkebunan modern. 

Sertifikasi RSPO dan ISPO yang diperoleh perusahaan menggarisbawahi dedikasinya untuk menjadi perusahaan kelapa sawit terdepan yang beroperasi secara berkelanjutan di tingkat nasional maupun internasional.

Capaian luasan area 112.500 hektar

Hingga tahun 2022, total area tanaman kelapa sawit DSNG mencapai 112.500 hektar, dengan 106.000 hektar di antaranya merupakan area produktif, dan usia tanaman rata-rata mencapai 13,7 tahun. 

Dengan menjalin hubungan erat dengan lebih dari 3.600 petani lokal, DSN tidak hanya memastikan ketersediaan bahan baku kayu berkualitas tinggi tetapi juga memberdayakan masyarakat setempat.

Baca Sawit Indonesia Pasca "Permainan" Ekspor (CPO) Pada 23 Mei 2022

Lebih lanjut, DSN membuktikan keunggulannya dengan area perkebunan di Kalimantan Timur, mencakup 56% dari total luas tanaman dan membentuk blok kontigu hampir setara dengan ukuran Singapura. 

Prestasi ini bukan hanya soal dimensi geografis tetapi mencerminkan komitmen nyata pada manajemen perkebunan yang efisien dan berkelanjutan.

Dalam angka-angka, DSN mencatatkan total area perkebunan mencapai 112,9 ribu hektar, menggambarkan skala produksi yang besar dan komitmen pada efisiensi. 

Dengan 12 Pabrik Kelapa Sawit (PKS) dan kapasitas produksi mencapai 675 ton per jam, DSN menegaskan keunggulannya dalam pengolahan minyak kelapa sawit.

Produksi tinggi dengan  penyimpanan 90 ribu ton

Meskipun meraih prestasi luar biasa, DSN juga menghadapi tantangan penyimpanan sebesar 90 ribu ton. Hal ini menjadi cermin dari tingginya tingkat produksi perusahaan, tetapi juga memberikan peluang bagi inovasi dan pengembangan infrastruktur penyimpanan untuk mendukung pertumbuhan di masa depan.

Baca Institut Teknologi Keling Kumang, Sekadau Termegah Dan Ter Ter Lainnya Di Bumi Lawang Kuwari

Dengan keuangan yang solid, fokus pada keberlanjutan, dan keunggulan dalam manajemen perkebunan, DSN bukan hanya memimpin di tingkat nasional tetapi juga menjadi pemain utama dalam memenuhi tuntutan global akan kelapa sawit dan kayu berkelanjutan. 

Sebagai pemimpin yang progresif dan berkomitmen pada inovasi, DSN terus menjunjung tinggi standar industri dan menciptakan dampak positif bagi dunia sekitarnya.

(Rangagkaya Bada)

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url