4 Fakta Manfaat dan Keunggulan Sawit

SANGGAU NEWS  : Sanggau termasuk kabupaten yang wilayahnya sedikit lahan sawit perkebunan besar. Tentu jika dibandingkan dengan kabupaten lain, di Kalimantan Barat. 

Komposisi lahan sawit perusahaan dibandingkan milik petani mandiri, di Sanggau, hampir berimbang.

Kritik atas sawit
Namun baik perusahaan maupun pihak petani mandiri sama-sama dihdapkan pada isu deforestasi dan black campaign terhadap  eksistensi dan esensi "emas hijau".

Baca Sawit Dan Kemakuran Rakyat Di Wilayah Satuan Pemukiman (SP) Kecamatan Mukok, Sanggau

Kritik terhadap industri kelapa sawit seringkali mencuat dengan klaim bahwa tanaman ini rakus akan air, menyebabkan deforestasi melalui monokultur, dan bahwa produk minyak sawit dapat merusak kesehatan.

Buang jauh syak wasangka. Sawit terbukti positif. Selain bernilai ekonomi tinggi, semua bagian dari pohonnya berguna. 

Namun, perlu dicatat bahwa beberapa klaim ini dapat disebut sebagai "post-truth". Atau penyebaran informasi yang tidak selalu didasarkan pada fakta yang objektif.

4 Fakta manfaat dan keunggulan sawit
Apa pun, perlu kita tempatkan dalam konteks. Apa motif orang menyerang sawit? Tentu ada udang di balik rempeyek.

Baca Indonesia Dan Malaysia Menguasai 85% Luas Sawit Dunia

Berikut ini 4 fakta mengenai manfaat dan keunggulan sawit.

  1. Fakta Pertama: Sawit sebagai Produk Impor Bernilai di Bumi Pertiwi
    Sawit merupakan contoh produk impor yang memiliki nilai signifikan di Indonesia. Perkembangan industri kelapa sawit telah membuatnya menjadi salah satu komoditas unggulan yang diimpor dari luar negeri. Keberadaannya memberikan dampak ekonomi yang besar, baik dalam hal peningkatan ekspor maupun kontribusi terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) negara.
  2. Fakta Kedua: Kehadiran Sawit yang Luar Biasa dan Manfaatnya bagi Semua Pihak
    Kehadiran sawit yang luar biasa di Indonesia seharusnya memberikan manfaat ekonomi kepada berbagai pihak, termasuk petani, pengumpul, pengusaha, dan negara secara keseluruhan. Industri kelapa sawit menciptakan lapangan kerja, memberikan pendapatan kepada petani, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
  3. Fakta Ketiga: Sawit sebagai Alat Politik-Ekonomi yang Vital dan Strategis
    Sawit, karena perannya yang vital dan strategis dalam perekonomian Indonesia, memiliki potensi menjadi alat politik-ekonomi. Pengelolaan dan kontrol atas industri ini dapat digunakan sebagai sarana untuk memperkuat posisi politik suatu pemerintahan atau kelompok tertentu. Selain itu, kebijakan terkait sawit juga dapat memengaruhi hubungan diplomatik dan perdagangan antarnegara.
  4. Fakta Keempat: Potensi Munculnya "Post Truth" terkait Sawit dan Indonesia
    Seiring dengan peran dan faktor Indonesia sebagai pemain utama dan pengekspor terbesar kelapa sawit di dunia, mungkin akan muncul fenomena yang disebut "post-truth." Hal ini mencerminkan upaya tertentu untuk menghalangi fakta atau kebenaran terkait industri kelapa sawit di Indonesia. Kemungkinan adanya kampanye negatif atau disinformasi dapat muncul dengan tujuan tertentu, seperti menjatuhkan citra industri sawit Indonesia di mata internasional.

Dengan memahami fakta-fakta ini, penting bagi pemerintah dan stakeholders terkait untuk mengelola industri kelapa sawit dengan bijak. Yang tidak kalah pentingnya adalah memastikan bahwa manfaatnya tersebar secara adil, dan menjaga reputasi positif Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kelapa sawit dunia.

Baca Sawit Indonesia Pasca "Permainan" Ekspor (CPO) Pada 23 Mei 2022

Setiap bagian dari pohon kelapa sawit memiliki kegunaan yang bernilai. Tandan buah kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai bahan bakar biomassa atau pupuk organik. 

Inti sawit menghasilkan minyak inti sawit yang bermanfaat dalam berbagai industri, menunjukkan potensi diversifikasi produk yang lebih luas.

Kelapa sawit sering ditanam di daerah pedesaan, memberikan peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. Hal ini dapat meningkatkan pembangunan wilayah yang sebelumnya mungkin kurang berkembang, menciptakan infrastruktur dan pelayanan yang diperlukan.

(Rangkaya Bada).

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url